<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1646542495359208936</id><updated>2011-07-08T08:19:17.953+07:00</updated><category term='Wisata Religi'/><category term='WONOGIRI'/><category term='Wisata'/><title type='text'>Solusi Wisata</title><subtitle type='html'>SEHAT DAN PERERAT HUBUNGAN DENGAN WISATA</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://solusiwisata.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Teknos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02068951655527119455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SW7sSWdXAgI/AAAAAAAAACs/1PX5vD0ixM4/S220/Ilham.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>7</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1646542495359208936.post-7311335138599477182</id><published>2009-11-17T22:36:00.003+07:00</published><updated>2009-11-17T22:41:46.768+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata'/><title type='text'>Wisata Terapi dan Berendam Cari Jodoh</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Sari Ater&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SwLDa2v5PUI/AAAAAAAAAK0/JnqBpF-MeAw/s200/DSC_4600.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405097368938429762" /&gt;Sambil menyelam minum air. Itulah mungkin pepatah yang tepat untuk menggambarkan tempat wisata Sari Ater. Selain Anda sekeluarga senang, bagi yang menderita penyakit bisa berendam di air panas sebagai terapi. Bagi yang masih lajang dan ingin cepat-cepat menikah, di kawasan wisata ini juga tersedia tempat yang dipercaya untuk memudahkan mendapat jodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perkebunan teh menghampar luas dengan daunnya hijau melambai-lambai ditiup angin semakin membuat suasana semakin indah. Sejuknya udara berhembus seakan menyambut kedatangan para wisatawan yang ingin berkunjung ke kawasan Sari Ater Hot Spring Resort atau yang biasa dikenal Pemandian Air Panas Ciater. Kondisi jalan yang mengular, menanjak dan menurun, membuat para pelancong seakan menyatu dengan alam. Dari kejauhan terlihat kabut tebal bergulung-gulung yang menambah panorama alam pegunungan nan eksotis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terletak di lereng Gunung Tangkuban Perahu pada ketinggian 1.100 meter diatas permukaan laut (dpl). Kawasan ini seluas 23 hektare yang dibagi menjadi arena rekreasi dan hotel bagi pengunjung yang ingin menginap atau menikmati udara malam sambil berendam air panas. Pemandian air panas Sari Ater terletak di Desa Ciater kabupaten Subang, Jawa Barat. Bagi Anda yang tinggal di Jakarta, lajukan arah kendaraan Anda menuju Subang. Membutuhkan waktu sekitar tiga jam perjalanan Anda sudah sampai ditempat tujuan. Sedangkan dari pusat kota Bandung, yang menjadi gerbang Jawa Barat lokasi ini berjarak sekitar + 32 kilo meter ke arah utara dengan waktu jarak tempuh sekitar 30 menit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dibuka untuk umum 8 Maret 1974, kawasan Sari Ater mulai rame di kunjungi para wisatawan, baik dari dalam maupun luar negeri. Mereka yang datang ke Sari Ater ini, dengan beragam tujuan masing-masing. Ada yang sekedar rekreasi bersama keluarga untuk menghilangkan kejenuhan, sengaja terapi untuk menghilangkan penyakit dan yang paling banyak mencari jodoh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SwLDsvgZj2I/AAAAAAAAAK8/nZVc5Lw2X9g/s200/DSC_4644.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405097676232036194" /&gt;Dengan membayar tiket masuk Rp. 16 ribu, para pengunjung bisa mandi/berendam di tujuh pancuran air panas. Sejumlah kolam renang air panas dengan suhu antara 40 hingga 42 derajat celcius di kawasan ini disiapkan untuk memuaskan para pengunjung dengan luas yang berbeda-beda. Kolam rendam Mayangsari terletak di arena pintu masuk yang mempunyai ukuran 30 X 7 meter. Bagi pengunjung yang membawa anak-anak paling cocok bermain di kolam Pulosari, karena di kolam ini dilengkapi dengan Slider. Selain kolam Mayangsari dan Pulosari, ada juga kolam Wangsadipa. Kalau mau ke kolam Wangsadipa pengunjung berjalan agak ke bawah. Kolam Wangsadipa mempunyai ukuran 7 X 5 meter. Kalau tidak suka dengan ketiga kolam tadi, ada kolam yang dibuat berundak-undak. Namanya kolam Leuwisari. Kolam Leuwisari mempunyai luas sama dengan kolam Wangsadipa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kolam air panas tersebut mengandung sulfur, magnesium, zinc, seng, dan kandungan lainnya yang dapat menyembuhkan berbagai macam penyakit. Beberapa di antaranya; kelumpuhan, reumatik, penyakit tulang, gangguan pada kehamilan, gangguan saraf, penyakit kulit, serta dapat menyehatkan badan. “Satu hal yang memegang peranan penting ialah, menggunakan air dengan temperatur yang sesuai dapat berefek mengurangi rasa nyeri, menenangkan, dan menghilangkan kekejangan otot. Jadi, air panas alami ini sangat bermanfaat bagi para pengunjung," ungkap Faisal Nafai, Sales &amp;amp; Marketing Manager PT Sari Ater Hot Spring Resort, kepada sebuah tabloloid nasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi pengunjung yang tidak ingin beramai-ramai berendam di kolam, pengunjung bisa memilih kolam rendam yang lebih spesial. Untuk masuk ke kolam rendam ini ada tambahan biaya dengan harga yang bervariatif antara 10 ribu hingga 30 ribu rupiah. Pengunjung bisa memilih sesuai selera masing-masing. Bagi pengunjung yang menginap di hotel, dapat menikmati fasilitas yang ada dengan sepuasnya tanpa dikenakan biaya tambahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 134px; height: 200px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SwLD7bkWnrI/AAAAAAAAALE/zlG6cI8X3rI/s200/DSC_4602.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5405097928577949362" /&gt;Untuk memanjakan pengunjungnya, Sari Ater berupaya untuk memuaskan pengunjungnya. Yang tadinya hanya dikenal sebagai pemandian air panas, sejak tahun 1980-an mulai banyak perkembangan. Berbagai arena permainan telah disediakan sekarang seperti outbond, off road, flying fox, kolam pancing si Kabayan, arena tembak target, futsal, buggy twin seater, mini golf, go cart, kolam bermain perahu dayung, kolam bermain sepeda air, danau/situ buatan, area perkemahan remaja, wahana bermain elektronik anak balita, dan panahan. Khusus untuk permainan panahan menyediakan dua paket, yaitu Arjuna dan Robin Hood. Untuk mengikuti permainan yang dapat meningkatkan konsentrasi itu, pengunjung membayar 10 ribu atau 17. 500 rupiah sesuai paket yang dipilih. Biaya itu sudah termasuk anak panah, busur, instruktur dan sertifikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diantara tempat yang ada di Sari Ater, ada tempat yang paling ramai dikunjungi adalah air terjun buatan, Curug Jodoh. Banyak yang menyakini air terjun itu dapat mendatangkan jodoh. "Lokasi ini merupakan yang paling banyak dikunjungi para wisatawan. Mereka berharap setelah mandi di tempat itu bisa mendapatkan jodoh," ujar Faisal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;TIKNO&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1646542495359208936-7311335138599477182?l=solusiwisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://solusiwisata.blogspot.com/feeds/7311335138599477182/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/11/wisata-terapi-dan-berendam-cari-jodoh.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/7311335138599477182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/7311335138599477182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/11/wisata-terapi-dan-berendam-cari-jodoh.html' title='Wisata Terapi dan Berendam Cari Jodoh'/><author><name>Teknos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02068951655527119455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SW7sSWdXAgI/AAAAAAAAACs/1PX5vD0ixM4/S220/Ilham.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SwLDa2v5PUI/AAAAAAAAAK0/JnqBpF-MeAw/s72-c/DSC_4600.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1646542495359208936.post-2579330619651057828</id><published>2009-09-29T00:02:00.004+07:00</published><updated>2009-09-29T00:11:29.341+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='WONOGIRI'/><title type='text'>Bedhol Desa Demi Pembangunan Waduk</title><content type='html'>&lt;strong&gt;Waduk Gajah Mungkur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 124px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SsDt2GrZ-yI/AAAAAAAAAKM/pfyPhdmPOPs/s200/indo-wonogiri-gajahmungkur2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386566668096502562" /&gt;Siang itu, beberapa hari setelah lebaran Ilham (12 tahun) terlihat asyik naik gajah yang berjalan berlenggak-lenggok. Ilham adalah salah satu peserta rombongan dari Batuwarno yang mengisi sisa liburannya dengan berwisata ke Bendungan Waduk Gajah Mungkur. Bersama dengan kedua orang tuanya, bocah kelas enam SD yang sejak setahun lalu ditinggal ayahnya merantau ke Jakarta mencari nafkah itu, terlihat tertawa riang karena kegirangan. Tidak hanya naik gajah, Ilham juga mencoba beberapa permainan lain yang disediakan oleh tempat wisata Waduk Gajah Mungkur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waduh Gajah Mungkur terletak sekitar tujuh kilometer dari kota Wonogiri ke arah Selatan. Ditempuh sekitar 15 menit dengan kondisi jalan mulus dan lancar. Waduk Gajah Mungkur dibangun secara swakelola dengan bantuan konsultan dari Nippon Koei Co, Ltd Jepang pada tahun 1976 dan pada tahun 1981 diresmikan penggunaannya oleh Presiden Soeharto. Sebelum dijadikan sebagai tempat wisata, Waduk Gajah Mungkur dibuat untuk pengendali banjir (Flood Control) Sungai Bengawan Solo. Tujuan lain pembuatan bendungan serbaguna ini sebagai pembangkit tenaga listrik (PLTA). Selain itu fungsi lain dari pembangunan waduk itu adalah untuk kebutuhan pengairan lahan pertanian seluas 23600 ha milik masyarakat Sukoharjo, Klaten, Karanganyar, Sragen dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat daerah dan potensi lain, kemudian Waduk Gajah Mungkur dikembangkan menjadi tempat wisata bagi warga Wonogiri dan sekitarnya. Selain sebagai sarana wisata, Waduk Gajah Mungkur sangat strategis untuk olah raga udara dan air (Layar dan dayung). Wonogiri merupakan daerah perbukitan berupa lembah buta. Secara regional kawasan ini termasuk bagian dari topografis pegunungan Selatan dengan ketinggian bukit yang sangat bervariasi antara 15 –20 meter. Daerah datar antar perbukitan menempati dasar-dasar bukit yang terpisah-pisah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keindahan bukit-bukit yang alami menambah suasana menjadi nyaman dan asri di Waduk Gajah Mungkur. Saat memasuki daerah wisata Waduk Gajah Mungkur, pengunjung disambut dengan patung yang melambangkan bedol desa. Patung itu mengingatkan bahwa saat proses pembuatannya harus memindahkan atau mentransmigrasikan 51 desa di Tujuh kecamatan yang kurang lebih dihuni sekitar 12.157 kepala keluarga. Mereka secara sukarela mengikuti Program Bedhol Desa dengan bertranmigrasi ke berbagai daerah di Sumatera. Seperti Sitiung Propinsi Sumatera Barat, Jujuhan, Rimbo Bujang, Alai Ilir, Pemenang Propinsi Jambi, Air Lais, Sebelat, Ketahun, Ipuh Propinsi Bengkulu, Panggang, Baturaja Propinsi Sumatera Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lantas apa saja yang menjadi daya tarik wisata di Waduk Gajah Mungkur? Sejak dibuka untuk tujuan wisata, Waduk Gajah Mungkur sedikit demi sedikit melengkapinya dengan arena permainan, kebun binatang mini, kolam renang, sepeda air, dan sarana olahraga paralayang. Selain itu, bagi yang pingin keliling Waduk Gajah Mungkur disediakan perahu dan kapal boad yang siap mengantarkan wisatawan untuk keliling menyusuri waduk. Waduk Gajah Mungkur mempunyai luas 9.700 hektar dengan panjang waduk 1.452 meter, tinggi waduk 42 meter dan volume 730 juta meter kubik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SsDtqoqlYKI/AAAAAAAAAKE/vncvyHR7TGw/s200/Waduk+Gajah+Mungkur1.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5386566471061430434" /&gt;Di kawasan waduk ini juga beberapa kali diadakan event-event seperti kejuaraan paralayang dan gantole. Tanggal 4-9 Agustus 2009 lalu, diselenggarakan event Wonogiri XC Challenge Indonesia Nasional and Open Paragliding Championship 2009 menampilkan kejuaran paralayang yang diikuti sebanyak 74 atlet dari 10 negara seperti China, Korea, Philipina, Jepang, Amerika, Australia, Jerman, Switzerland, dan Hongkong. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi para pengunjung yang ingin melihat event-event wisata ritual lainnya bisa datang pada bulan Muharam/Suro “Jamasan Pusaka Mangkunegaran”. Sedangkan di bulan Syawal biasanya diadakan Syawalan ketupat, panggung hiburan dan pentas seni budaya Reog, Tari Kethek Ogleng, Campursari dan Orkes Dangdut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah lelah mengelilingi area waduk, pengunjung bisa menikmati hidangan yang berada di atas air yang biasa disebut warung terapung dengan sajian khas ikan bakar nila. Dikawasan obyek wisata ini juga dikembangkan Agrowisata berupa pembudidayaan berbagai jenis ikan tawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;teknos bbs|FT Istimewa&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1646542495359208936-2579330619651057828?l=solusiwisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://solusiwisata.blogspot.com/feeds/2579330619651057828/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/09/bedhol-desa-demi-pembangunan-waduk.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/2579330619651057828'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/2579330619651057828'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/09/bedhol-desa-demi-pembangunan-waduk.html' title='Bedhol Desa Demi Pembangunan Waduk'/><author><name>Teknos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02068951655527119455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SW7sSWdXAgI/AAAAAAAAACs/1PX5vD0ixM4/S220/Ilham.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SsDt2GrZ-yI/AAAAAAAAAKM/pfyPhdmPOPs/s72-c/indo-wonogiri-gajahmungkur2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1646542495359208936.post-1566228427913124741</id><published>2009-09-12T16:42:00.001+07:00</published><updated>2009-09-12T16:42:36.197+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Wisata Religi'/><title type='text'>Masjid Annawier</title><content type='html'>&lt;em&gt;Selain sebagai Masjid tertua dan terbesar di Jakarta Barat sampai saat ini, Masjid Annawier juga sempat menjadi tempat pergerakan untuk mengusir para penjajah. Saking tua dan besar didaerah Pakojan, Masjid ini juga biasa disebut dengan Masjid Pakojan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 158px; height: 200px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SqtWxTYIS_I/AAAAAAAAAJc/OXJnqekzsnc/s200/Masjid+AnNawier2.gif" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5380489584839248882" /&gt;Masjid ini berbeda dengan yang biasa kita lihat pada umumnya, gaya arsitektur yang indah dan khas dengan perpaduan gaya Timur Tengah, Cina, Eropa, dan Jawa. Masjid yang pada umumnya menggunakan kubah, disini tidak ada. Tidak terdapatnya kubah merupakan bentuk pengaruh masjid di Timur Tengah, tepatnya Hadrasmaut (Yaman Selatan). Pintu-pintu masjid yang masih asli dengan ornamen Cina dan kontruksi daun jendela beraksen Jawa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjid Jami Annawier merupakan bangunan bersejarah peninggalan kota Batavia yang berdiri sejak tahun 1760 oleh Daeng Usman bin Rohali dari Makassar, Sulawesi Selatan. Pada awalnya bangunan masjid ini hanya mempunyai luas sekitar 500 meter persegi dengan bahan kayu utama. Sejak masjid ini dibangun, banyak pedagang asing seperti pedagang dari Gujarat India dan Cina berdatangan ke masjid ini. Bahkan pada abab ke-18, masjid ini merupakan pusat penyebaran agama Islam. Semakin banyak para pedagang dari Asia beragama Islam menuntut ilmu di masjid Jami Annawier. Selain itu pula berdatangan para habib bermarga Alaydrus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai kota pelabuhan, kota ini semakin padat orang yang ingin belajar. Untuk menampung para jemaah, masjid itu kemudian diperluas berkat bantuan salah seorang keturunan Arab mewakafkan tanahnya untuk memperluas pembangunan masjid. Syarifah Fatimah binti Husein Alaydrus adalah orang yang mewakafkan tanahnya dan hingga saat ini makamnya masih sering diziarahi banyak orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak dibangun, masjid ini mengalami beberapa kali pemugaran. Terutama bagian interiornya, bagian list-plang-nya yang bermotif gunungan dan sayap kelelawar, serta menara yang menjadi satu bagian dengan masjid. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 1850 masjid Annawier kembali di renovasi oleh Komandan Dahlan. Tidak ada yang tahu persis dan dari mana Komandan Dahlan. Ada yang menyebutkan Komandan Dahlan berasal dari daerah Banten. Versi lain mengatakan Komandan Dahlan seorang pangeran Mataram yang datang ke Batavia. Oleh Komandan Dahlan masjid Annawier diperluas menjadi 1.250 meter persegi. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada tahun 2002 tujuh pengurus masjid pada saat itu, antara lain Sayyid Abdullah, Sayyid Aloei, Sayyid Hassim, Sayyid Muhammad, Syekh Abdurrahman, Haji Abdul Mu‘thi, dan Haji Mohammad Tosim kembali merenovasi masjid Annawier. Para pengurus masjid ini merenovasi dan memperluas lagi bangunan masjid hingga menjadi 1.983 meter persegi dengan bantuan seorang arsitek dari Perancis. Renovasi terakhir ini tetap mempertahankan tiang, pilar penyangga, dan menara asli yang lama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memasuki ruang utama, terlihat jelas pada tiang penyangga berbentuk silinder bercat putih khas Eropa. Dalam ruang utama berbentuk huruf L tersebut berdiri kokoh 33 pilar besar yang melambangkan jumlah dzikir yang biasa dibaca umat Islam setelah selesai shalat. Diruang serambi terdapat tiang berjumlah 17, ini melambangkan jumlah rekaat salat lima waktu. Lima pintu dari arah barat menghadap ke timur melambangkan rukun Islam, sedangkan enam jendela pada bagian selatan melambangkan rukun iman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ruang utama terdapat dua mimbar tempat berkotbah yang berbentuk kubus dan terbuat dari kayu dengan ukuran 1,6 x 1,6 meter. Salah satunya hadiah dari Sultan Pontianak pada abad 18 Masehi. Di dinding dekat mimbar terdapat tulisan Arab dengan arti: “Inilah mimbar tempat menyampaikan penerangan-penerangan agama dan nasihat yang benar”. Ujar Suherman.&lt;br /&gt;FT: travelclub&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1646542495359208936-1566228427913124741?l=solusiwisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://solusiwisata.blogspot.com/feeds/1566228427913124741/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/09/masjid-annawier.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/1566228427913124741'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/1566228427913124741'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/09/masjid-annawier.html' title='Masjid Annawier'/><author><name>Teknos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02068951655527119455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SW7sSWdXAgI/AAAAAAAAACs/1PX5vD0ixM4/S220/Ilham.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SqtWxTYIS_I/AAAAAAAAAJc/OXJnqekzsnc/s72-c/Masjid+AnNawier2.gif' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1646542495359208936.post-883210543514269024</id><published>2009-07-28T15:01:00.004+07:00</published><updated>2009-07-28T15:05:46.083+07:00</updated><title type='text'>Pantai Jimbaran dan Kedonganan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/Sm6wnZOtMmI/AAAAAAAAAI0/7k-YjNrib4A/s1600-h/jimbaran_02.jpg"&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 132px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/Sm6wnZOtMmI/AAAAAAAAAI0/7k-YjNrib4A/s200/jimbaran_02.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363418397078794850" /&gt;&lt;/a&gt;Kedua pantai yang bersebelahan ini berada di pesisir selatan pulau Bali, atau sekitar lima kilometer dari pantai Kuta. Pantai Jimbaran di sebelah selatan, pantai Kedonganan di sebelah utara. Keduanya memiliki pasir putih, air jernih dan ombak yang tenang sehingga sangat nyaman untuk berenang dan berjemur. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kecuali panorama matahari terbenamnya, pemandangan pantai Jimbaran dan Kedonganan berbeda dengan pantai Kuta, Legian atau Seminyak. Dari kedua pantai ini para wisatawan bisa melihat deretan perahu tradisional yang tengah melaut menangkap ikan. Anda juga dapat melihat perahu-perahu serupa yang disewa wisatawan penggemar selancar. Ya, gulungan ombak di pantai ini memang berdebur cukup jauh dari bibir pantai. Karena itu para peselancar membutuhkan perahu untuk mengantarkan mereka ke tengah laut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 140px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/Sm6xMW59UhI/AAAAAAAAAJM/9wz5O0KRrSE/s200/jimbaran_01.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363419032110060050" /&gt;Di ujung utara pantai Jimbaran terdapat pasar ikan yang menjual berbagai jenis ikan segar. Di sini pelancong dapat membeli ikan-ikan segar dengan harga yang relatif murah. Beberapa kafe berjajar di sepanjang pantai menyediakan menu-menu hasil laut seperti ikan dan cumi bakar, lobster, kepiting serta kerang rebus dengan aroma dan rasa yang khas yakni perpaduan antara citarasa Bali dengan citarasa internasional. Jadi, nggak terlalu pedas sebagaimana masakan Bali pada umumnya. Biasanya, kafe-kafe ini ramai di kunjungi pada petang hingga malam hari. Rupanya, bagi banyak wisatawan, makan di tepi pantai terasa lebih indah dan romantis di malam hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapkanlah beberapa uang ‘receh’ untuk pengamen yang akan menghiburmu dengan lantunan suaranya yang merdu. Berilah Rp10 ribu (Ya sepuluh ribu rupiah!) untuk hiburan yang menyejukkan telingamu itu. Kalau seandainya kamu kebetulan nggak ada recehan, tolak saja dengan halus ketika rombongan penyanyi itu menghampirimu. Mereka nggak akan marah karena penolakanmu itu, kok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/Sm6wwLoKiMI/AAAAAAAAAI8/6IcRGRTg8RU/s200/jimbaran_03.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5363418548046301378" /&gt;Di seputar pantai Jimbaran pelancong dapat dengan mudah menemukan hotel, vila, atau resort untuk menginap. Kisaran harga sewa kamar mulai dari Rp 350 ribu (termasuk makan pagi) sampai US$ 780 per malam. Silahkan pilih. Ada harga, ada rupa!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber+Foto: jalan-jalan-bali.blogspot.com. &lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1646542495359208936-883210543514269024?l=solusiwisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://solusiwisata.blogspot.com/feeds/883210543514269024/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/07/pantai-jimbaran-dan-kedonganan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/883210543514269024'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/883210543514269024'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/07/pantai-jimbaran-dan-kedonganan.html' title='Pantai Jimbaran dan Kedonganan'/><author><name>Teknos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02068951655527119455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SW7sSWdXAgI/AAAAAAAAACs/1PX5vD0ixM4/S220/Ilham.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/Sm6wnZOtMmI/AAAAAAAAAI0/7k-YjNrib4A/s72-c/jimbaran_02.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1646542495359208936.post-6615449531451473535</id><published>2009-04-18T15:20:00.000+07:00</published><updated>2009-04-18T15:34:01.680+07:00</updated><title type='text'>Memetik Buah sambil Bermain</title><content type='html'>TAMAN WISATA MEKARSARI&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SemP48nSH-I/AAAAAAAAAHc/7O46RJ-N7FI/s200/Mekarsari+D.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325946242848661474" /&gt;Siang itu, Pak Haryono bersama istri dan kedua anaknya sedang berlibur untuk melepas penat setelah seminggu bekerja mengurusi perusahaannya. Sebagai pemilik perusahaan media, ia disibukkan dengan beragam masalah ini dan itu. Makanya setiap hari libur ia selalu memanfaatkan dengan mengajak keluarganya untuk jalan-jalan. Haryono sadar, karena setiap hari kerja ia berangkat pagi dan pulang malam. “saya berangkat anak saya masih tidur, sedangkan kalau pulang anak saya sudah pada tidur. Makanya saya mencoba mendekatkan dengan anak-anak dengan jalan-jalan setiap saya libur” ucap Haryono. Di sini –Taman Wisata Mekarsai- Pak Haryono meneruskan pembicaraannya, anak-anak bisa bermain semaunya, istri bisa memetik buah, lihat tanaman hias, sayur-sayuran dan saya yang hobinya mancing, tinggal memancing. Jadi sekali jalan semuanya merasa senang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitulah pengusaha muda asal Jakarta ini. Di Taman Wisata Mekarsari (TWM), setiap pengunjung dikenakan biaya Rp 10 ribu.- sedangkan anak-anak Rp 9 ribu rupiah. Untuk lebih jauh mengelilingi TWM, pengunjung dikenakan tambahan biaya sebesar Rp 3 ribu rupiah per orang, biaya ini untuk membayar kereta yang akan mengantarkan berkeliling. Dengan kereta keliling kita bisa melihat-lihat beraneka ragam koleksi tanaman buah tropis terbesar di Dunia itu. Bermacam-macam buah seperti durian, melon, nanas, rambutan, belimbing, manggis, mangga, nanas dan lain sebagainya. Selain itu di Taman Wisata Mekarsari juga tersedia buah-buah langka seperti sawo kecik, kesemek, matoa, gayam, buah nona, kemang, namnam atau kepel dan masih banyak lagi. &lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SemQErV2V6I/AAAAAAAAAHk/-Ba9Q5z-wpM/s200/Mekarsari_MAir.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325946444370565026" /&gt;&lt;br /&gt;Semua buah tersedia di TWM, berbagai macam jenis dan darimana asalnya. TWM memiliki 1348 varietas dari 400 spesies dari 78 famili tanaman dari berbagai daerah di Indonesia. Tidak hanya itu, di TWM kita bisa menemukan bermacam buah dari hasil penyilangan. Salah satu contohnya adalah penyilangan antara nangka dan cempedak. Hasil perkawinannya itu kemudian diberinama nangkadak. Nangkadak daging buahnya tebal seperti nangka, tetapi kulitnya tidak setebal nangka biasanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain tiu, di TWM, kita bisa melihat nangka tanpa kulit. Tapi nangka ini bukan dari hasil penyilangan melainkan dari warga bekasi tahun 2004 lalu. Tinggi pohonnya sekitar 3 meter, sedangkan buahnya seperti pisang. Banyak yang menyebut nangka ini dengan nama nangka abnormal atau nangka tanpa kulit. Mengenai rasa, sama dengan nangka biasa –manis-. Kalau nangka yang biasa kita temui ada getahnya, kalau nangka abnormal tidak mengandung getah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SemQRgL9LDI/AAAAAAAAAHs/1VGk-78erEg/s200/Mekarsari.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5325946664714578994" /&gt;Tidak hanya buah, TWM menyediakan lahan pembibitan khusus tanaman hortikultura yang luasnya hingga lima hektare. ada juga tanaman hidroponik yang luasnya dua hektare. Selain buah TWM juga menyediakan lahan 10 hektare untuk ditanami aneka sayuran, padi darat, sawah dan palawija. Kawasan ini semakin asri dengan kehadiran Danau Cipicung yang berair bening di tengah taman, sebagai sarana wisata air.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gagasan berdirinya Taman buah, berawal dari almarhumah Ibu Tien Soeharto yang ingin melestarikan tanaman buah asli negeri sendiri agar tidak punah. Selain itu, dengan dibukanya taman buah yang luasnya mencapai 264 hetare bisa menyerap banyak lapangan kerja dan meningkatkan taraf hidup masyarakat sekitar Mekarsari. Sejak diresmikan pada 14 Oktober 1995 oleh presiden Soeharto namanya Taman Buah Mekarsari. Dulu di taman ini, pengunjung hanya melihat-lihat pohon buah dan tanaman hias dll. Demi melebarkan layanannya ke masyarakat, pengelola menyediakan beragam mainan untuk anak-anak. Karena itu sejak awal 2004, namanya diubah menjadi Taman Wisata Mekarsari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain pohon buah-buahan, Taman Wisata Mekarsari juga menjadi tempat bagi pelancong yang menyukai tanaman hias seperti anggrek, kana, alamanda, dan bougenville. Mendiang Ibu Tien memang terkenal sebagai sosok perempuan Jawa yang sangat terpesona pada tanaman bunga. Bahkan, dalam setiap penampilan ia selalu menyematkan rangkaian bunga melati di sanggul.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1646542495359208936-6615449531451473535?l=solusiwisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://solusiwisata.blogspot.com/feeds/6615449531451473535/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/04/memetik-buah-sambil-bermain.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/6615449531451473535'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/6615449531451473535'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/04/memetik-buah-sambil-bermain.html' title='Memetik Buah sambil Bermain'/><author><name>Teknos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02068951655527119455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SW7sSWdXAgI/AAAAAAAAACs/1PX5vD0ixM4/S220/Ilham.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SemP48nSH-I/AAAAAAAAAHc/7O46RJ-N7FI/s72-c/Mekarsari+D.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1646542495359208936.post-3290640378583814158</id><published>2009-04-11T14:29:00.000+07:00</published><updated>2009-04-11T15:30:50.889+07:00</updated><title type='text'>Kampung Budaya Sindangbarang</title><content type='html'>Mengenal Kosmologi, membuat Wayang &amp;amp; Napak Tilas Situs Purbakala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SeBUne3soKI/AAAAAAAAAGU/Box_jRsM09A/s200/seren+taun.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323347796830232738" /&gt;Indonesia kaya akan budayanya. Tapi hanya sedikit yang melestarikannya. Bagi Anda yang sudah mulai bosan wisata ke tempat-tempat yang serba modern, boleh Anda mampir ke Kampung Budaya Sindangbarang. Bertempat di kaki gunung Salak, tepatnya di Kampung Sindangbarang, Taman Sari, Bogor, Jawa Barat ini menyuguhkan wisata dengan aneka atraksi bernuansa budaya. Diselimuti suasana pedesaan yang damai dan ramah tamah, Anda akan dikenalkan dengan berbagai aktivitas seperti sedekah bumi, marak laut,  seren taun, belajar membuat wayang golek, pengenalan situs purbakala dan belajar tradisi Sunda diantaranya Ngahuna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampung Budaya Sindangbarang dibuka untuk umum sejak 4 September 2007. Dengan mematok tarif masuk Rp 25 ribu per orang (Rp 10 ribu dialokasikan untuk pelaku seni dan masyarakat setempat), pengunjung akan diberi pengetahuan tentang rumah-rumah adat dan kosmologinya. Kosmologi merupakan hubungan manusia dengan alam semesta. Sebagai contohnya mengapa imah gede (rumah gede) posisinya harus diatas. Dan kenapa didepannya harus ada alun-alun. Kenapa harus ada bale pangriugan (aula tempat berkumpul dan bermusyawarah). Dan kenapa atap rumah-rumah harus dari timur ke barat? Ternyata semua itu mempunyai makna tersendiri bagi warga Sindangbarang dan sekitarnya.&lt;br /&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 133px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SeBU1njNu-I/AAAAAAAAAGc/jyNg0hjQ8EA/s200/penginapan.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323348039678409698" /&gt;&lt;br /&gt;Pengunjung juga bisa menangkap ikan dan langsung mengolahnya. Untuk yang satu ini, pengelola menyediakan kolam berlumpur dengan ukuran 10 x 15 meter. Menangkap ikan, sebenarnya bagian dari tradisi kerajaan Sunda tempo dulu sebelum dilakukan seren taun. Dulu pada jaman kerajaan, ikan-ikan yang menggelepar dengan mudah ditangkap oleh pihak kerajaan. Berhubung sungai yang ada sekarang airnya sering meluap, acaranya diganti dengan membuat kolam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu, pengunjung bisa mengikuti pelatihan main angklong gubrak dan belajar membuat wayang golek. Angklung gubrak adalah angklung yang ukurannya lebih besar dari biasanya dan hanya ada didaerah Bogor, dan cara permainannya dipadukan dengan pencak silat. Mengenai pembuatan wayang golek, pengunjung bisa belajar cara membuatnya. Tapi karena bahan bakunya menggunakan batang padi yang tinggi, jadi tidak bisa setiap saat pengunjung bisa belajar membuat wayang ini. Pengunjung bisa belajar membuat kalau sedang musim padi tiba.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SeBVEPDRaWI/AAAAAAAAAGk/3tygA0fQq0E/s200/flying+fox.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323348290800019810" /&gt;Tidak jauh dari Kampung Budaya Sindangbarang yang berjarak sekitar empat kilo meter terdapat sejumlah situs purbakala peninggalan Kerajaan Pajajaran. Untuk mencapai lokasi ini, wisatawan berjalan di undak-undakan sekitar 200 hingga 500 meter dan akan menemukan 97 titik sebaran situs purbakala.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1646542495359208936-3290640378583814158?l=solusiwisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://solusiwisata.blogspot.com/feeds/3290640378583814158/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/04/kampung-budaya-sindangbarang.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/3290640378583814158'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/3290640378583814158'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/04/kampung-budaya-sindangbarang.html' title='Kampung Budaya Sindangbarang'/><author><name>Teknos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02068951655527119455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SW7sSWdXAgI/AAAAAAAAACs/1PX5vD0ixM4/S220/Ilham.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SeBUne3soKI/AAAAAAAAAGU/Box_jRsM09A/s72-c/seren+taun.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1646542495359208936.post-2655326740688372869</id><published>2009-04-11T11:07:00.000+07:00</published><updated>2009-04-11T11:15:01.468+07:00</updated><title type='text'>Berwisata ke Surga Kupu-kupu dan Air Terjun</title><content type='html'>Bantimurung&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Ribuan kupu-kupu itu beterbangan ke sana-kemari, seolah tidak menghiraukan ramainya pengunjung yang datang. Air terjun mengalir deras, dikelilingi dengan pengunungan kapur (karst) yang mengalir membelah tebing-tebing terjal. Goa yang mempunyai panjang 1,2 kilometer dengan pemandangan bebatuan stalakit dan stalagmit dibiarkan natural, untuk menambah suasana alam Taman Nasional Bantimurung menjadi tempat alternatif untuk dikunjungi.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 134px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SeAYhYcsm0I/AAAAAAAAAF8/RbOxqBEB6C8/s200/Bantimurung-Kupu-kupu2.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323281721329490754" /&gt;Kawasan Wisata Taman Nasional Bantimurung terletak sekitar 20 km dari Bandara Hasanuddin, 15 km dari kota Maros, dan 50 km dari Kota Makassar. Untuk mencapai ke tempat ini, pengunjung bisa menggunakan kendaraan pribadi ataupun dengan mobil pete-pete (sejenis mikrolet/angkutan umum). Hanya membutuhkan waktu sekitar satu jam dari kota Makassar, atau 30 menit dari Bandara Hassanuddin, kita akan sampai di kawasan ini. Lebih tepatnya, Taman Nasional Bantimurung terletak di Kelurahan Kalabbirang, Kecamatan Bantimurung, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disepanjang perjalanannya, tepatnya mulai kota Maros, pengunjung akan melihat indahnya rumah-rumah adat Bugis yang berbentuk panggung berdiri di antara hamparan sawah-sawah menghijau, pengunungan dan sungai yang mengular panjang. Kesejukan mulai merasuk setelah mendekati Kawasan Wisata yang menurut data dari UNESCO menjadi taman nasional terbesar kedua di dunia setelah Cina. Disebelah kiri ruas jalan, ditandai dengan prasasti raksasa yang melekat didinding bukit yang bertuliskan “Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuk di kawasan ini, setiap pengunjung dikenakan biaya Rp 5.000 untuk orang dewasa dan Rp 3.500 untuk anak-anak. Dengan uang sebesar itu, pengunjung bisa menikmati mandi dibawah air terjun  sambil menikmati panorama alam yang indah, pegunungan sekitar yang menghijau, suara kicau burung bersahutan dan indahnya kupu-kupu dari berbagai spesies yang beterbangan. Dibawah air terjun, terdapat tekstur batu di balik aliran air yang keras dan tidak terlalu licin membuat orang bisa melintasi atau mandi tepat di bawah pancuran air yang mempunyai ketinggian 15 meter dan lebar 20 meter itu. Bagi yang berani, pelancong bisa memakai ban untuk mengikuti derasnya aliran air.&lt;br /&gt;&lt;img style="float:right; margin:0 0 10px 10px;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SeAY0N45OvI/AAAAAAAAAGE/nWlngt9NvRE/s200/Bantimurung-Kupu-kupu3.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323282044912483058" /&gt;&lt;br /&gt;Di sebelah kiri air terjun terdapat tangga beton setinggi 10 meter yang merupakan jalan menuju gua yang ada di sekitar air terjun, yaitu Gua Mimpi, Gua Kelelawar dan Gua Batu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Suasana terasa lebih alami jika melihat kawanan kupu-kupu beraneka warna dan jenisnya beterbangan di sekitar air terjun. Dari sekitar 250 jenis kupu-kupu yang ada didunia, 150 jenis ada dikawasan ini. Seorang peneliti dari Inggris, Afred Russel Wallace, menyatakan dalam bukunya Archipelago Malay bahwa Bantimurung adalah “surga kupu-kupu”. Kurang lebih satu tahun (1856-1857), Alfred menetap di kawasan Bantimurung untuk meneliti 150 spesies kupu-kupu yang tergolong masih langka itu. Lain lagi dengan penjajah asal Belanda yang menjuluki kawasan Bantimurung  sebagai “Kingdom of Butterfly”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini tercatat sekitar 147 jenis kupu-kupu yang masih menghuni kawasan Bantimurung. Empat jenis di antaranya yang dilindungi, yaitu: Troides hypolitus, Troides Helena, Troides halipron, dan Chetosia myrina. Waktu yang tepat untuk melihat ribuan kupu-kupu terbang bebas di lingkungan cagar alam Bantimurung adalah sekitar bulan Agustus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;img style="float:left; margin:0 10px 10px 0;cursor:pointer; cursor:hand;width: 200px; height: 150px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SeAZDYEuz3I/AAAAAAAAAGM/sdjj1Y4TntU/s200/Bantimurung-Kupu-kupu.jpg" border="0" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5323282305344524146" /&gt;Di sisi sejarah, Bantimurung berasal dari dua kata dalam bahasa Bugis halus. Dikatakan dalam suatu cerita rakyat setempat bahwa air terjun tersebut ditemukan oleh Karaeng Simbang, seorang bangsawan setempat, bersama pengikutnya. Karena suara air terjun yang menderu-deru, Karaeng Simbang menamakan air terjun itu dengan cara menggabungkan dua kata "benti" yang berarti air dan "merrung" yang artinya bergemuruh. Seiring perkembangan jaman dan bahasa setempat, Bentimerrung lama kelamaan dilafalkan menjadi Bantimurung. Selamat mencoba!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1646542495359208936-2655326740688372869?l=solusiwisata.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://solusiwisata.blogspot.com/feeds/2655326740688372869/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/04/berwisata-ke-surga-kupu-kupu-dan-air.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/2655326740688372869'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1646542495359208936/posts/default/2655326740688372869'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://solusiwisata.blogspot.com/2009/04/berwisata-ke-surga-kupu-kupu-dan-air.html' title='Berwisata ke Surga Kupu-kupu dan Air Terjun'/><author><name>Teknos</name><uri>http://www.blogger.com/profile/02068951655527119455</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='25' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SW7sSWdXAgI/AAAAAAAAACs/1PX5vD0ixM4/S220/Ilham.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_cIBTP6qZg54/SeAYhYcsm0I/AAAAAAAAAF8/RbOxqBEB6C8/s72-c/Bantimurung-Kupu-kupu2.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
